Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi program “Ayo Ngaji” terhadap kecerdasan spiritual dan kedisiplinan belajar siswa di MTs Plus Miftahul Jannah Sampang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena menurunnya kesadaran religius dan kedisiplinan belajar siswa di era digital sehingga diperlukan pembiasaan religius yang mampu membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan. Program “Ayo Ngaji” merupakan kegiatan pembiasaan membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin sebelum pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kecerdasan spiritual dan membentuk perilaku disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTs Plus Miftahul Jannah Sampang tahun pelajaran 2025/2026 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri atas variabel implementasi program “Ayo Ngaji”, kecerdasan spiritual, dan kedisiplinan belajar. Data dianalisis menggunakan aplikasi Jamovi melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program “Ayo Ngaji” berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan spiritual siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 25,6%. Selain itu, implementasi program “Ayo Ngaji” juga berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 23,8%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin mampu meningkatkan kesadaran spiritual, pengendalian diri, dan perilaku disiplin siswa dalam kegiatan belajar. Dengan demikian, program “Ayo Ngaji” dapat menjadi salah satu strategi pendidikan berbasis religius yang efektif dalam membentuk karakter siswa di lingkungan madrasah.
Copyrights © 2025