Transisi rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan upaya penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta mendukung integrasi data kesehatan nasional melalui platform SATUSEHAT. RSU Avisena menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan transisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor yang memengaruhi transisi dari rekam medis manual ke RME dalam rangka kesiapan integrasi SATUSEHAT di RSU Avisena. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap sepuluh orang informan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi informasi, dukungan dan kebijakan manajemen, kesiapan organisasi, serta keamanan dan kerahasiaan data merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan implementasi RME. Selain itu, pemahaman dan penerimaan tenaga kesehatan terhadap RME turut menentukan efektivitas penerapan dan integrasi dengan SATUSEHAT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transisi RME dan integrasi SATUSEHAT memerlukan perencanaan matang, pelatihan berkelanjutan, serta komitmen manajemen yang kuat.
Copyrights © 2026