Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi hijau terhadap kinerja karyawan di Badan Investasi dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang (DPMPTSP). Inovasi hijau diukur melalui tiga indikator utama: inovasi produk hijau, inovasi proses hijau, dan inovasi manajerial hijau. Indikator-indikator ini mencerminkan upaya untuk meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi dampak lingkungan, dan mendukung pelayanan publik yang berorientasi lingkungan. Inovasi hijau di sektor publik semakin penting karena lembaga pemerintah memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mempromosikan tata kelola yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, meskipun kontribusi keseluruhannya masih relatif rendah. Meskipun demikian, inovasi hijau tetap relevan sebagai strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan dan kualitas pelayanan publik. Implementasinya di DPMPTSP Palembang dapat mendorong proses kerja yang lebih efisien, mengurangi penggunaan kertas dan sumber daya lainnya, meminimalkan limbah, dan memperkuat kompetensi digital karyawan. Oleh karena itu, penguatan inovasi produk, proses, dan manajerial hijau diharapkan dapat mendukung praktik organisasi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kinerja karyawan dan berkontribusi pada penyampaian pelayanan publik yang lebih efisien, responsif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Copyrights © 2026