Latar Belakang: Keterbatasan waktu ibu bekerja dalam memberikan ASI secara langsung dapat menjadi hambatan pemberian ASI eksklusif, sehingga ASI Perah menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan. Pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif berperan penting dalam menentukan perilaku pemberian ASI Perah. Prasurvei di wilayah kerja Puskesmas Cirimekar menunjukkan masih terdapat ibu bekerja yang belum memberikan ASI Perah kepada bayinya. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ASI eksklusif dengan pemberian ASI Perah pada ibu bekerja di wilayah kerja Puskesmas Cirimekar Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 53 ibu bekerja yang memiliki bayi usia 1–6 bulan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher Exact. Hasil: Sebanyak 40 responden (75,5%) memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif dan 31 responden (58,5%) memberikan ASI Perah kepada bayinya. Hasil uji bivariat menunjukkan p-value = 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan ASI eksklusif dengan pemberian ASI Perah pada ibu bekerja. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ASI eksklusif dengan pemberian ASI Perah pada ibu bekerja di wilayah kerja Puskesmas Cirimekar Tahun 2026.
Copyrights © 2026