Masalah gizi pada balita masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Data Puskesmas Wonosamodro tahun 2026 mencatat sebanyak 218 balita mengalami stunting, 148 balita mengalami wasting, dan 213 balita mengalami underweight. Pengetahuan ibu mengenai gizi merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi status gizi balita. Pemanfaatan media digital, seperti video TikTok, dapat menjadi alternatif media edukasi yang menarik, informatif, dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling gizi menggunakan media video TikTok terhadap pengetahuan ibu balita di Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 31 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Intervensi diberikan dalam bentuk konseling gizi menggunakan media video TikTok, sedangkan pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden, dari mayoritas 48,4% berada pada kategori cukup sebelum intervensi menjadi 83,9% berada pada kategori tinggi setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan konseling gizi menggunakan media video TikTok terhadap pengetahuan ibu balita. Media video TikTok dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi gizi yang efektif dan menarik dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita
Copyrights © 2026