Latar Belakang: Fase menopause ditandai dengan penurunan hormon estrogen yang berdampak pada penurunan kadar serotonin, sehingga memicu gangguan kualitas tidur pada wanita menopause. Terapi akupresur pada titik HT 7 (Shenmen), PC 6 (Neiguan), dan GV 20 (Baihui) menjadi alternatif non-farmakologis yang aman untuk merangsang hormon relaksasi dan memperbaiki kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap kualitas tidur pada wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo. Metode: Penelitian Pre-Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 24 responden wanita menopause yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Intervensi berupa terapi akupresur dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 2 minggu dengan durasi 15 menit per sesi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan terapi akupresur, seluruh responden berjumlah 24 (100%) memiliki kualitas tidur kategori buruk (nilai median 14.00). Setelah diberikan intervensi, mayoritas responden sebanyak 21 wanita menopause (87,5%) mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik (nilai median 4.00). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap peningkatan kualitas tidur wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo
Copyrights © 2026