Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober

Pengaruh Sediaan Salep Ekstrak Etanol DaunTempuyung (Sonchus Arvensis L.) sebagai Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand

Putri Nasita Nur Arifah (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Siwi Hastuti (Universitas Duta Bangsa, Surakarta)
Septian Maulid Wicahyo (Universitas Duta Bangsa, Surakarta)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Luka sayat merupakan kerusakan jaringan akibat benda tajam yang memerlukan penanganan untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah infeksi. Daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, serta berpotensi merangsang pembentukan kolagen, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan salep penyembuh luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui mutu fisik salep ekstrak etanol daun tempuyung, mengetahui efektvitasnya terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan New Zealand, serta menentukan formula dengan efektivitas penyembuhan terbaik. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif, kontrol negatif, ekstrak etanol daun tempuyung, serta salep ekstrak etanol daun tempuyung dengan konsentrasi 8% (F1), 16% (F2), dan 24% (F3). Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan salep menggunakan basis vaselin album dan adeps lanae. Sediaan dievaluasi melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat. Efektivitas penyembuhan luka dimatai selama 14 hari dan dianalisis menggunakan nilai Area under Curve (AUC) serta presentase daya penyembuhan luka (%DPL). Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Formula F3 memberikan efektivitas penyembuhan luka terbaik di antara formula uji dengan rerata nilai AUC sebesar (9,97 ± 0,38) dan rerata %DPL sebesar (27,71 ± 2,79%), sedangkan kontrol positif menunjukkan efektivitas tertinggi dengan rerata nilai AUC sebesar  (8,78 ± 0,42) dan rerata %DPL sebesar (36,32 ± 3,07%). Kesimpulan: Salep ekstrak etanol daun tempuyung F3 24% menunjukkan hasil mutu fisik yang paling baik dan aktivitas penyembuhan luka sayat paling optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Galen

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health Veterinary

Description

Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor ...