Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi di dunia. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia remaja adalah deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Rendahnya pengetahuan remaja mengenai SADARI dapat menyebabkan kurangnya kesadaran dalam melakukan pemeriksaan mandiri sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan SADARI terhadap tingkat pengetahuan remaja putri di SMK Negeri 1 Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas X dan XI SMK Negeri 1 Pleret sebanyak 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI yang terdiri dari 15 pertanyaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan SADARI sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (51,6%), sedangkan setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan mayoritas responden berada pada kategori cukup sebanyak 21 orang (67,7%) dan kategori baik sebanyak 7 orang (22,6%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan SADARI. Kesimpulan penelitian ini adalah penyuluhan SADARI berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai deteksi dini kanker payudara. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat mengoptimalkan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan SADARI secara rutin dan interaktif untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam melakukan deteksi dini kanker payudara.
Copyrights © 2026