Ikan nila merupakan komoditas akuakultur unggulan yang membutuhkan asupan mineral, khususnya kalsium, untuk mendukung pertumbuhan rangka dan proses fisiologis optimal. Cangkang kerang kijing berpotensi sebagai sumber kalsium alternatif, namun kandungan kalsiumnya dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO₃) memiliki bioavailabilitas rendah. Perendaman dalam asam asetat berpotensi dapat meningkatkan kelarutan kalsium dengan mengubah CaCO₃ menjadi ion Ca²⁺ yang lebih mudah diserap. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan dosis optimal penambahan tepung cangkang kijing hasil perendaman dalam asam asetat 75% terhadap pertumbuhan ikan nila. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (PK: kontrol; P1: 0,2%; P2: 0,6%; P3: 1%) dan 3 ulangan selama 4 minggu. Ikan yang digunakan berukuran 5-7cm dengan jumlah 8 ekor/wadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung cangkang kijing berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang mutlak dan FCR, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap berat mutlak, SGR, dan SR. Perlakuan P3 (1%) menghasilkan panjang mutlak tertinggi (3,77 ± 0,41 cm) dan FCR terbaik (1,13 ± 0,15) dibandingkan kontrol (FCR 2,03 ± 0,15). Disimpulkan bahwa dosis 1% tepung cangkang kijing hasil perendaman asam asetat adalah dosis yang efektif dalam meningkatkan pertambahan panjang dan efisiensi pakan ikan nila.
Copyrights © 2026