Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi analisis jabatan dan analisis beban kerja dalam penyusunan kebutuhan tenaga kerja. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggambarkan pelaksanaan analisis jabatan dan beban kerja secara sistematis di lingkungan organisasi, sedangkan dukungan kuantitatif digunakan dalam perhitungan beban kerja berdasarkan norma waktu, jam kerja efektif, dan volume kerja sesuai dengan PermenPAN-RB No. 1 Tahun 2020. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis jabatan telah dilaksanakan dengan baik dan menghasilkan uraian jabatan yang mencakup identitas, tugas pokok, tanggung jawab, dan kualifikasi jabatan. Sementara itu, analisis beban kerja menunjukkan bahwa jam kerja efektif pegawai dengan sistem lima hari kerja adalah 1.260 jam per tahun, dan 1.512 jam per tahun untuk sistem enam hari kerja. Berdasarkan hasil pengukuran, sebagian besar unit kerja telah memiliki jumlah pegawai yang proporsional, meskipun beberapa unit masih mengalami ketidakseimbangan antara volume pekerjaan dan jumlah tenaga kerja. Implementasi kedua analisis ini terbukti membantu penyusunan kebutuhan tenaga kerja secara objektif, efisien, dan berbasis data, serta berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas manajemen sumber daya manusia di PT X.
Copyrights © 2026