Perkembangan teknologi otomasi rumah pintar (smart home) saat ini menjadi solusi penting untuk meningkatkan efisiensi aktivitas manusia dan membantu aksesibilitas, khususnya dalam meminimalkan kelalaian pengelolaan interaksi fisik perangkat domestik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem kendali lampu pada dua ruangan, yaitu ruang tamu dan kamar tidur, yang dapat dioperasikan melalui perintah suara, teks, maupun kontrol manual berbasis aplikasi web. Metodologi yang digunakan meliputi integrasi perangkat keras berupa mikrokontroler ESP32 dan modul relai sebagai aktuator lampu, serta perangkat lunak berupa aplikasi web yang memanfaatkan Web Speech API untuk konversi suara menjadi teks, layanan Natural Language Processing (NLP) Dialogflow ES untuk mengenali maksud (intent) dan ruangan target pengguna, protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) melalui broker HiveMQ Cloud sebagai jalur kendali perangkat, serta Firebase Realtime Database sebagai media sinkronisasi status secara waktu nyata. Validasi sistem dilakukan melalui pengujian eksperimental yang mencakup kesesuaian kontrol manual pada dasbor aplikasi serta analisis waktu tanggap (response time) kontrol berbasis suara dan teks. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh percobaan kontrol manual berjalan tanpa selisih status antara perintah dan kondisi fisik lampu, sedangkan kontrol berbasis suara dan teks memiliki rata-rata waktu tanggap total sebesar 2.201,33 milidetik, dengan kontribusi layanan NLP mencapai sekitar 98,1% dari total waktu tersebut. Sistem juga terbukti memiliki ketahanan terhadap gangguan koneksi jaringan, ditandai dengan kemampuan penyambungan ulang (auto-reconnect) otomatis pada protokol MQTT tanpa kehilangan perintah pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ESP32, NLP cloud, protokol MQTT, dan basis data waktu nyata mampu menghasilkan sistem kendali rumah pintar yang fungsional, responsif, dan andal untuk diterapkan pada skala rumah tangga.
Copyrights © 2026