Pengelolaan data penjualan retail secara manual membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan interpretasi, terutama dalam memahami pola pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem berbasis web yang mampu mengelompokkan data penjualan retail secara otomatis menggunakan algoritma K-Means Clustering berdasarkan karakteristik transaksi, meliputi jumlah barang, harga satuan, total nilai transaksi, kategori produk, lokasi transaksi, dan metode pembayaran. Dataset yang digunakan adalah data transaksi penjualan retail yang bersumber dari Kaggle, terdiri dari 12.575 baris data transaksi yang mencakup periode Januari 2022 hingga Januari 2025. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, praproses data (data cleaning) untuk menangani 7.229 nilai kosong, seleksi dan encoding fitur transaksi, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan elbow method, serta penerapan algoritma K-Means. Sistem diimplementasikan dalam bentuk aplikasi web yang menyediakan fitur unggah data, pembersihan data otomatis, proses clustering, dan visualisasi hasil berupa scatter plot serta profil tiap cluster. Hasil clustering membagi transaksi ke dalam dua kelompok, yaitu pembeli hemat, dan pembeli bernilai tinggi, yang masing-masing memiliki karakteristik pola pembelian yang berbeda. Evaluasi model menggunakan silhouette score dan Davies-Bouldin index menunjukkan bahwa pengelompokan yang terbentuk cukup baik untuk diinterpretasikan secara bisnis. Sistem ini diharapkan dapat membantu pengelola toko retail dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat sasaran berdasarkan pola pembelian yang dihasilkan.
Copyrights © 2026