Kesadaran akan bahaya gas polutan di laboratorium kimia sering kali rendah karena sifat polutan yang tidak berwarna dan tidak berbau. Penelitian ini merancang sistem Smart-Ventilation berbasis ESP32 yang mengintegrasikan teknologi IoT untuk meningkatkan standar keamanan di ruangan praktikum. Berbeda dengan alat pendeteksi biasa, sistem ini menggabungkan sensor kualitas udara MQ-135 dengan sensor suhu dan kelembapan (DHT) untuk memberikan perlindungan menyeluruh. Melalui aplikasi Blynk, ESP32 mengirimkan data secara real-time dan memberikan kendali penuh kepada pengguna, baik secara manual maupun otomatis. Sistem akan memerintahkan ventilasi dan miniatur AC untuk aktif secara mandiri saat mendeteksi ambang batas bahaya, sekaligus mengirimkan notifikasi instan ke smartphone. Implementasi ini membuktikan bahwa otomatisasi tata udara dapat meminimalisir risiko kecelakaan kerja akibat paparan zat kimia berbahaya secara efektif.
Copyrights © 2026