Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukoharjo selaku instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas penyediaan data statistik sektoral dan nasional, saat ini menghadapi tantangan dalam hal integrasi pengumpulan data lapangan. Meskipun digitalisasi telah diupayakan melalui penggunaan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan Wilkerstat, namun sistem-sistem tersebut masih bersifat terfragmentasi (silo), sehingga koordinasi pengumpulan data, pemantauan progress petugas, dan sinkronisasi data ke server pusat belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) untuk mengintegrasikan pengumpulan data lapangan digital menggunakan kerangka kerja Ward and Peppard. Pendekatan penelitian dilakukan dengan metode studi kasus kualitatif melalui analisis lingkungan bisnis internal menggunakan Value Chain Analysis, analisis lingkungan bisnis eksternal menggunakan PEST, analisis lingkungan SI/TI internal dan eksternal, analisis SWOT, serta pemetaan portofolio aplikasi masa depan menggunakan McFarlan Strategic Grid. Hasil penelitian menghasilkan rekomendasi strategi SI, strategi TI, dan strategi manajemen SI/TI yang dituangkan dalam cetak biru (blueprint) dan peta jalan (roadmap) implementasi. Rekomendasi utama meliputi pengembangan Dashboard Monitoring Lapangan Terintegrasi, penyelarasan API antar-platform survei, dan peningkatan kompetensi SDM petugas lapangan. Strategi ini diharapkan mampu mendukung program Satu Data Indonesia serta meningkatkan kualitas, efisiensi, dan kecepatan penyediaan data statistik secara berkelanjutan. Kata kunci : BPS Sukoharjo, Perencanaan Strategis SI/TI, Ward and Peppard, Pengumpulan Data Lapangan, CAPI, Integrasi Data.
Copyrights © 2026