Algoritma perutean terdistribusi banyak digunakan pada sistem navigasi digital, tetapi rentan terhadap gangguan seperti kegagalan node dan putusnya jalur komunikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran fault tolerance dalam meningkatkan keandalan navigasi pada sistem terdistribusi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai penelitian terkait sistem terdistribusi, algoritma perutean, dan toleransi kesalahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mekanisme fault detection, fault diagnosis, fault recovery, serta penerapan redundansi dan fault-tolerant routing mampu menjaga ketersediaan layanan dan meningkatkan keandalan sistem. Dengan demikian, fault tolerance menjadi pendekatan yang efektif untuk mempertahankan kinerja algoritma perutean terdistribusi saat terjadi gangguan pada jaringan. Kata Kunci: fault tolerance, algoritma perutean terdistribusi, navigasi digital, sistem terdistribusi, keandalan sistem
Copyrights © 2026