Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026

Klasifikasi Citra Sel Darah Terinfeksi Malaria Menggunakan Pendekatan Hybrid EfficientNetV2-S dan SVM Berbasis Progressive Fine-Tuning

Muhammad Ridho Habibie (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Christya Aji Putra (Universitas Duta Bangsa Surakarta)
Yisti Vita Via (Universitas Duta Bangsa Surakarta)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Malaria tetap menjadi tantangan kesehatan global, sementara proses diagnosisnya masih bergantung pada analisis manual apusan darah tepi menggunakan mikroskop. Proses manual ini rentan terhadap kelelahan visual pemeriksa, sehingga dibutuhkan sistem deteksi otomatis yang cepat, akurat, namun tetap ringan secara komputasi untuk fasilitas dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kerangka kerja hibrida yang mengintegrasikan ekstraksi fitur berbasis EfficientNetV2-S melalui strategi progressive fine-tuning dengan algoritma Support Vector Machine (SVM) sebagai pengklasifikasi akhir. Dataset yang dievaluasi merupakan citra mikroskopis sel darah dari National Institutes of Health (NIH) yang dikategorikan ke dalam kelas terinfeksi (Parasitized) dan sehat (Uninfected). Tahapan penelitian mencakup prapemrosesan citra, augmentasi data, pelatihan bertahap model CNN, ekstraksi vektor fitur, optimasi parameter SVM, serta pengujian komparatif (ablation study) terhadap beberapa arsitektur baseline. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa SVM dengan kernel Radial Basis Function (RBF) memberikan pemisahan kelas yang paling optimal. Evaluasi pada data uji membuktikan bahwa kerangka kerja hibrida yang diusulkan mengungguli arsitektur pembanding dengan mencapai akurasi sebesar 97,00% dan F1-Score sebesar 96,99%. Secara klinis, integrasi SVM terbukti esensial dalam menekan risiko False Negative dengan keberhasilannya meningkatkan metrik sensitivitas (Recall) kelas Parasitized menjadi 96,23%. Kinerja superior tersebut dicapai dengan tingkat efisiensi yang tinggi, mencatatkan waktu inferensi hanya 21,57 detik untuk keseluruhan 2.752 citra uji. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan usulan berpotensi besar untuk diimplementasikan sebagai sistem Computer-Aided Diagnosis (CAD) portabel yang menuntut akurasi klinis tinggi di lingkungan dengan sumber daya komputasi yang terbatas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Senatib

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Electrical & Electronics Engineering Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering Physics

Description

Prosiding SENATIB adalah kegiatan seminar berskala nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam rangka diseminasi hasil penelitian tentang teknologi informasi dan bisnis. Diharapkan pada tahun 2022 melalui penerbitan prosiding ini dapat terwujud ...