Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan kearifan lokal Pranata Mangsa untuk mengoptimalkan efisiensi penggunaan air pertanian. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan lunak, serta pengujian sistem. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor kelembaban tanah kapasitif, sensor DHT22, modul relay, serta platform Blynk sebagai antarmuka pemantauan dan kontrol jarak jauh. Data sensor diproses oleh ESP32 menggunakan logika kontrol berbasis ambang batas (threshold) untuk mengaktifkan atau menonaktifkan pompa air secara otomatis, dengan mempertimbangkan informasi musim dari sistem Pranata Mangsa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengaktifkan pompa secara otomatis saat kelembaban tanah turun di bawah 40% dan mematikannya saat mencapai 70% dengan waktu respons kurang dari 5 detik. Sistem juga mampu menampilkan data sensor, informasi musim, dan status pompa secara real-time melalui LCD dan platform Blynk. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah sistem irigasi cerdas berbasis IoT yang dikembangkan berhasil bekerja sesuai spesifikasi. Sistem ini menawarkan solusi praktis dan terjangkau untuk mendukung pertanian presisi yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan teknologi modern dan kearifan lokal Pranata Mangsa.
Copyrights © 2026