ABSTRAKPertumbuhan eksponensial industri fasilitas olahraga, khususnya penyewaan lapangan multi-fungsi seperti futsal, bulu tangkis, dan bola basket di wilayah Karawang dan Bekasi, menghadapi tantangan operasional dan manajerial yang krusial akibat masih dipertahankannya pencatatan transaksi secara konvensional. Masalah makro dalam ekosistem industri olahraga lokal ini bermanifestasi pada berbagai isu mikro di tingkat objek studi kasus, yaitu tingginya insiden double booking, inefisiensi alur kerja administratif, serta potensi fraud atau kebocoran uang kas akibat lemahnya struktur pengendalian internal pada meja kasir. Selain itu, ketiadaan jejak audit digital (digital audit trail) menyulitkan pimpinan dalam memvalidasi keabsahan pelaporan pendapatan secara absolut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Fasilitas Olahraga (SISELA) berbasis web guna menjamin akuntabilitas transaksi keuangan dan mengoptimalkan manajemen jadwal penyewaan. Metodologi yang digunakan adalah rekayasa perangkat lunak Prototyping, yang mencakup tahapan Requirements Analysis, Quick Design, Build Prototype, User Evaluation, dan Refining Prototype, dengan memanfaatkan arsitektur bahasa pemrograman PHP dan basis data relasional MySQL. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa implementasi SISELA mampu mengeliminasi redundansi jadwal melalui algoritma validasi real-time, menutup celah manipulasi kas melalui segregasi hak akses fungsional yang terenkripsi, dan menyediakan dashboard pelaporan otomatis bagi tingkat manajemen. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah terciptanya standardisasi operasional, peningkatan transparansi dan integritas keuangan, serta terbentuknya landasan empiris bagi fasilitas olahraga lain untuk melakukan transformasi digital yang terintegrasi secara holistik dan berkelanjutan
Copyrights © 2026