Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) dalam membentuk karakter santri yang moderat (wasathiyah) dan mandiri di Pondok Pesantren El Azzam Sukabumi. Dalam era modernisasi, pesantren dituntut tidak hanya mentransfer ilmu keagamaan, tetapi juga membekali santri dengan kesadaran sosial-budaya dan kemandirian hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai ISBD dilakukan melalui tiga tahap utama: nilai pencerahan, pembiasaan budaya (habituation), dan keteladanan santriin/santriat. Nilai-nilai sosial-budaya yang terintegrasi berhasil membentuk sikap moderat santri dalam berinteraksi dengan pluralitas masyarakat serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian berdikari.
Copyrights © 2026