Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi risiko dan kepercayaan terhadap adopsi layanan fintech pada pengguna aplikasi DANA di Desa Angin Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi DANA di Desa Angin Barat yang berjumlah 80 responden dan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini adalah IBM SPSS Statistics versi 21. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan SPSS menunjukkan bahwa persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap adopsi layanan fintech. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar daripada t tabel dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sedangkan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi layanan fintech. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung lebih besar daripada t tabel dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemudian hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap adopsi layanan fintech pada pengguna aplikasi DANA di Desa Angin Barat. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 576,363 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 3,12 (576,363 > 3,12) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,937 menunjukkan bahwa variabel persepsi risiko dan kepercayaan mampu menjelaskan variasi adopsi layanan fintech sebesar 93,7%, sedangkan sisanya sebesar 6,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026