Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi maqashid syariah pada penyembelihan ayam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat oleh pedagang daging ayam di Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk serta faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan penyembelihan sesuai maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi maqashid syariah pada usaha pemotongan ayam di Gampong Jawa telah diterapkan melalui aspek hifz ad-din, hifz an-nafs, dan hifz al-mal. Pada aspek hifz ad-din, pelaku usaha telah melakukan penyembelihan sesuai syariat Islam dengan membaca basmalah, menggunakan alat yang tajam, dan dilakukan oleh penyembelih muslim. Pada aspek hifz an-nafs, pelaku usaha berupaya menjaga kebersihan dan kualitas daging ayam. Pada aspek hifz al-mal, usaha pemotongan ayam memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha dan pekerja serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dipasarkan. Faktor pendukung implementasi maqashid syariah meliputi tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan halal, pengalaman pelaku usaha, dan tingginya permintaan pasar. Sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman mengenai standar penyembelihan halal yang lebih modern serta kurangnya pembinaan dan pengawasan dari pihak terkait.
Copyrights © 2026