Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green investment, corporate governance, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia selama periode 2020–2025. Penelitian ini dilakukan karena masih terdapat perbedaan hasil pada penelitian terdahulu mengenai pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan serta laporan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (PROPER). Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 8 perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria penelitian dengan jumlah observasi sebanyak 48 data. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial green investment, corporate governance, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan return on assets (ROA). Selain itu, secara simultan ketiga variabel independen tersebut juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia selama periode penelitian.
Copyrights © 2026