Komunikasi interpersonal dalam layanan fotografi prewedding dipandang sebagai faktor penting dalam membangun kenyamanan dan kepercayaan klien. Namun, masih ditemukan hambatan berupa perbedaan persepsi, kurangnya keterbukaan, serta kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal antara fotografer dan klien. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi proses komunikasi interpersonal, bentuk interaksi simbolik, serta pembentukan Trust dan kenyamanan emosional dalam layanan fotografi prewedding di AS Studio Ciledug. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap satu fotografer serta tiga klien. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dibangun melalui keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Interaksi simbolik diwujudkan melalui penggunaan bahasa, ekspresi, gestur, serta arahan fotografer yang dimaknai secara positif oleh klien. Trust dan kenyamanan emosional dibentuk melalui komunikasi yang konsisten, terbuka, dan profesional sehingga hubungan kerja yang harmonis, rasa percaya, serta pengalaman layanan yang positif dapat diwujudkan selama proses pemotretan
Copyrights © 2026