Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan efisiensi dan mendukung pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), perannya dalam pengembangan usaha, serta kendala dan upaya pemanfaatannya pada Waroeng Makan Bang Ndut, Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIA melalui Loyverse Point of Sale (POS) dan Microsoft Excel meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi, akurasi informasi keuangan, pengendalian persediaan, dan pemantauan pendapatan. SIA juga berperan dalam mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menunjang pengembangan usaha. Kendala yang ditemukan meliputi gangguan koneksi internet, kesalahan penginputan data, dan keterbatasan pemahaman teknologi. Kendala tersebut diatasi melalui pemeriksaan data secara berkala, peningkatan koordinasi, serta adaptasi penggunaan sistem secara bertahap. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan SIA dapat menjadi salah satu strategi yang relevan bagi UMKM untuk menghadapi tuntutan digitalisasi, meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, dan memperkuat daya saing secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026