Dwelling time merupakan indikator kinerja penting pada terminal petikemas karena memengaruhi kelancaran aliran logistik nasional. Peningkatan dwelling time pada PT XYZ dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya ketidakefisienan dalam proses pelayanan dan pengelolaan kontainer. Kondisi tersebut memerlukan evaluasi sistematis untuk mengidentifikasi faktor utama penyebab lamanya waktu tinggal kontainer serta merumuskan strategi operasional berbasis data guna meningkatkan kinerja terminal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab dwelling time dan menyusun strategi operasional penurunannya menggunakan pendekatan analisis diagram tulang ikan dan SWOT. Penelitian menggunakan metode eksploratif deskriptif melalui observasi langsung, pengukuran waktu aktivitas quay, yard, dan gate, analisis data historis operasional, serta wawancara dengan bagian operasional dan teknisi. Analisis data dilakukan menggunakan diagram tulang ikan, five why analysis, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yard dwell menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sebesar 70,32% terhadap total dwelling time. Faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi rendahnya kesiapan peralatan, tingginya waktu perbaikan, penataan lapangan penumpukan kontainer yang belum optimal, serta keterbatasan integrasi digital antar pemangku kepentingan logistik. Strategi yang dihasilkan meliputi penerapan pemeliharaan prediktif, optimalisasi tata letak lapangan penumpukan, dan integrasi sistem pemesanan terminal. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan kerangka evaluasi kinerja terminal melalui integrasi analisis operasional dan perumusan strategi perbaikan.
Copyrights © 2026