Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh e-recruitment, employer branding, dan social media recruitment terhadap minat melamar pekerjaan pada Generasi Z. Minat melamar pekerjaan merupakan isu strategis karena menentukan sejauh mana lulusan perguruan tinggi mampu memasuki dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 91 mahasiswa tingkat akhir (semester 8) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) dan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang ditentukan melalui teknik purposive dan proportional sampling, dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-recruitment, employer branding, dan social media recruitment masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat melamar pekerjaan, dengan e-recruitment sebagai faktor paling dominan (B = 0,477; t = 6,044; sig = 0,000), diikuti oleh employer branding (B = 0,218; t = 4,364; sig = 0,000) dan social media recruitment (B = 0,217; t = 2,451; sig = 0,016). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat melamar pekerjaan (F = 93,031; sig = 0,000) dan mampu menjelaskan 76,2% variasinya (R Square = 0,762). Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan perlu memperkuat sistem rekrutmen digital, membangun employer branding yang kuat, serta mengoptimalkan konten rekrutmen di media sosial untuk menarik minat pelamar dari kalangan Generasi Z.
Copyrights © 2026