Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis, kelayakan finansial, efisiensi, dan sustainability energi pada proyek investasi IPP PLTS 10 MWp di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Pendekatan yang digunakan melibatkan ketersediaan irradiasi matahari sebagai acuan kelayakan teknis, pendekatan time value of money sebagai acuan kelayakan finansial dengan metode NPV, IRR, MIRR, PBP, Discounted PBP, BCR/PI yang diterapkan pada dua skenario yakni, skenario pendanaan capital perusahaan (100% equity) dan skenario loan (70% loan : 30% equity), serta pendekatan EROI dan NEA dalam analisis efisiensi dan sustainability energi. Hasil penelitian menunjukkan proyek layak secara teknis dengan GHI 1684,2 kWh/m²/tahun yang menghasilkan specific production PV 1337,8 kWh/kWp/tahun dengan PR 79% sesuai dengan ketentuan IEC 61724. Pada analisis kelayakan finansial, didapatkan skenario loan menunjukkan rasio pengembalian investasi yang lebih baik dengan NPV Proyek 1.431.115.665, IRR Proyek 10,24%, MIRR Proyek 10,05%, PBP Proyek 7 tahun, Discounted PBP 23 tahun, dan nilai BCR/PI Proyek 1,01. Analisis efisiensi dan sustainability proyek menghasilkan EROI 9.50 dan NEA 1,220,398,551.71 MJ yang merepresentasikan tercapainya efisiensi dan sustainability pada proyek.
Copyrights © 2026