ABSTRAKDaun belimbing wuluh salah satu tanaman dengan kandungan flavonoid yang berpotensi antiinflamasi. Pengobatan inflamasi yang dilakukan dengan cara peroral yang dapat menyebabkan efek samping tukak lambung. Pada penelitian ini, dilakukan pengembangan formulasi berupa obat topikal. Penelitian ini untuk menguji sifat fisik gel dan antiinflamasi dengan melihat konsentrasi sediaan yang paling efektif sebagai antiinflamasi. Daun belimbing wuluh dimaserasi dengan etanol 70%. Formulasi gel menggunakan konsentrasi zat aktif 1%, 3%, dan 5%. Pengujian antiinflamasi dilakukan dengan pengukuran volume telapak kaki tikus menggunakan alat plestimometer dan hasilnya dianalisis ANOVA. Hasil penelitian memperlihatkan seluruh konsentrasi sediaan gel memenuhi uji sifat fisik sediaan. Gel ‘ekstrak etanol daun belimbing wuluh’ dengan konsentrasi 5% mempunyai efek antiinflamasi pada tikus jantan (galur wistar) yang diinduksikan karagenan 2% dengan AUC 0,002 (p 0,05) dengan uji Post Hoc gel konsentrasi zat aktif 5% secara signifikan mengurangi edema telapak kaki tikus jantan galur wistar dibandingkan kontrol negatif dan hasil %Daya Antiinflamasi sebesar 62,07%. Kata Kunci : AUC, Daun Belimbing Wuluh, Ekstraksi, Plestimometer, Sediaan
Copyrights © 2026