Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas Return on assets (ROA), leverage Debt to Equity Ratio (DER), dan likuiditas Current Ratio (CR) terhadap return saham industri Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Periode observasi ini mencakup fluktuasi pasar akibat pandemi COVID-19. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan riwayat harga saham. Dengan purposive sampling, terpilih 10 perusahaan konsisten, menghasilkan 60 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi serangkaian uji asumsi klasik. Hasilnya menunjukkan bahwa ROA, DER, dan CR secara parsial maupun simultan tidak signifikan menjelaskan return saham. Nilai R² sebesar 0,001 mengindikasikan ketiga rasio hanya mampu menjelaskan 0,1% variasi return. Sebesar 99,9% sisanya didorong variabel di luar model, seperti kondisi makroekonomi dan sentimen pasar. Kesimpulannya, evaluasi investasi di sektor ini tidak cukup mengandalkan indikator akuntansi internal, melainkan harus dipadukan dengan analisis eksternal pasar yang komprehensif.
Copyrights © 2026