Pemahaman tentang penggunaan antibiotik secara bijak berdasarkan prinsip DAGUSIBU masih tergolong rendah pada siswa SMK Farmasi Cendikia Farma Husada Bandar Lampung. Padahal pengetahuan ini sangat penting untuk studi lebih lanjut sebagai siswa sekolah farmasi dan aplikasi di kehidupan sehari-hari dalam konsumsi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berupa penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Penelitian ini meggunakan desain kuasi eksperimen one group pretest-postest. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas X dan XI dan sampel berjumlah 98 responden dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dan didapatkan persentase posttest 98,97% dari pretest 55,61%. Nilai N-Gain sebesar 0,97 yang dikategorikan tinggi. Hasil uji Wilcoxon signed rank test, disimpulkan bahwa ada hubungan antara intervensi penyuluhan dengan peningkatan pemahaman siswa tentang penggunaan antibiotik sesuai DAGUSIBU dimana p-value 0,00 0,05 dengan menggunakan taraf kepercayaan 99%.
Copyrights © 2026