Penelitian ini mengeksplorasi inovasi dalam penggunaan lukisan Payung Geulis Tasikmalaya serta pemanfaatan ekstrak daun pandan sebagai pewarna alami untuk produk fesyen yang ramah lingkungan. Latar belakang penelitian ini adalah berkurangnya jumlah pengrajin Payung Geulis dan tingginya penggunaan pewarna sintetis di industri tekstil. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, studi literatur, dan eksperimen, penelitian ini menganalisis potensi ekstrak daun pandan sebagai pewarna tekstil yang ramah lingkungan dan transformasi motif Payung Geulis ke dalam desain fesyen modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa daun pandan dapat menghasilkan warna hijau lembut yang stabil dengan pemakaian fiksator alami, sedangkan penerapan motif Payung Geulis pada tekstil berperan dalam menjaga warisan budaya dan meningkatkan nilai ekonomi produk. Inovasi ini menunjukkan bahwa perpaduan antara pewarna alami dan motif tradisional dapat mendukung praktik fesyen yang berkelanjutan dan memberdayakan perajin lokal di Tasikmalaya.
Copyrights © 2026