Kepatuhan dokter terhadap formularium rumah sakit merupakan indikator penting dalam menjamin penggunaan obat rasional, meningkatkan keselamatan pasien, dan mengendalikan biaya pelayanan kesehatan. Namun dalam praktiknya masih ditemukan penggunaan obat di luar formularium. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan dokter terhadap formularium serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dokter di RSPPN Soedirman. Metode penelitian adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dimana pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross sectional melalui kuesioner kepada 92 dokter yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam kepada Wakil Kepala Pelayanan Medik, Ketua Komite Mutu, Kepala Instalasi Farmasi, dan Kepala Urusan Keuangan. Hasil penelitian: menunjukkan tingkat kepatuhan dokter berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata Skor Variabel 3,18 (Skala Likert 1-4). Faktor kelengkapan dan ketersediaan obat (sig. 0,000), kesesuaian dengan standar nasional (sig. 0,029), dan pemutakhiran revisi formularium (sig. 0,004) masing-masing berhubungan secara parsial dengan kepatuhan dokter. Faktor sosialisasi dan implementasi (sig. 0,083) secara parsial tidak berhubungan signifikan, tetapi secara simultan keempat faktor tersebut bersama-sama berhubungan dengan kepatuhan dokter. Hasil wawancara mendalam mengungkapkan bahwa ketidakpatuhan terhadap formularium dapat berdampak negatif pada penurunan efektivitas terapi pasien, peningkatan risiko keselamatan pasien, serta peningkatan biaya pelayanan kesehatan rumah sakit. Kesimpulan penelitian: kepatuhan dokter terhadap formularium rumah sakit sudah optimal, yang dipengaruhi oleh faktor kelengkapan dan ketersediaan obat, kesesuaian dengan standar nasional, serta pemutakhiran formularium. Namun demikian, masih diperlukan penguatan sistem pengadaan dan pengendalian persediaan obat, proses pemutakhiran formularium secara berkala, serta peningkatan sosialisasi, penguatan kebijakan, dan pengawasan penggunaan obat untuk lebih meningkatkan kepatuhan dokter dan mutu pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Kepatuhan dokter, formularium, ketersediaan obat, kesesuaian standar, pemutakhiran, sosialisasi.
Copyrights © 2026