Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital sebagai sarana autentikasi dokumen rekam medis elektronik di Instalasi Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung. Penerapan tanda tangan digital menjadi penting dalam menjamin keaslian identitas penandatangan, keutuhan dokumen, serta kekuatan hukum dalam sistem rekam medis elektronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap tenaga medis, petugas rekam medis, staf teknologi informasi, serta manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital berada pada kategori cukup siap. Dari aspek organisasi, terdapat dukungan manajemen namun belum didukung kebijakan khusus yang komprehensif. Dari aspek sumber daya manusia, pemahaman terhadap tanda tangan digital masih terbatas sehingga diperlukan pelatihan. Dari aspek infrastruktur teknologi informasi, sistem rekam medis elektronik telah tersedia, namun integrasi tanda tangan digital dan keamanan sistem masih perlu ditingkatkan. Faktor yang mempengaruhi kesiapan implementasi meliputi kebijakan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan kebijakan, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung implementasi tanda tangan digital secara optimal. Kata kunci: tanda tangan digital, rekam medis elektronik, kesiapan implementasi, rumah sakit, sistem informasi kesehatan.
Copyrights © 2026