Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pemasaran produk kecantikan melalui platform e-commerce, khususnya Shopee, serta meningkatnya kecenderungan Generasi Z dalam melakukan pembelian produk kecantikan secara spontan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beauty influencer, Fear of Missing Out (FoMO), dan harga terhadap minat beli melalui perilaku pembelian impulsif pada lip product Implora di Shopee pada Generasi Z di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 152 responden Generasi Z di Jawa Tengah yang pernah melakukan pembelian lip product Implora melalui Shopee. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beauty influencer, FoMO, dan harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli. FoMO dan harga juga berpengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif, sedangkan beauty influencer tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif. Selanjutnya, perilaku pembelian impulsif tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa perilaku pembelian impulsif tidak mampu memediasi pengaruh beauty influencer, FoMO, dan harga terhadap minat beli. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan minat beli Generasi Z terhadap lip product Implora di Shopee lebih banyak dipengaruhi secara langsung oleh beauty influencer, FoMO, dan harga dibandingkan melalui mekanisme pembelian impulsif.
Copyrights © 2026