Perkembangan teknologi informasi mendorong rumah sakit untuk mengadopsi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sebagai upaya meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan mutu pelayanan. SIMRS berperan penting dalam mengintegrasikan alur pelayanan rumah sakit, mulai dari pendaftaran pasien hingga pelaporan akhir. Namun, implementasi SIMRS belum selalu berjalan optimal dan masih menghadapi berbagai kendala teknis maupun organisasi. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan SIMRS terhadap alur pelayanan rumah sakit serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan metode literature review naratif dengan pendekatan sistematis mengacu pada prinsip PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, Garuda, PubMed, dan ScienceDirect pada periode publikasi 2019–2024. Dari 78 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan SIMRS memberikan dampak positif terhadap efisiensi alur pelayanan rumah sakit, terutama pada proses pendaftaran pasien, pelayanan klinis, pengelolaan farmasi, rekam medis elektronik, dan koordinasi antarunit. SIMRS terbukti mampu mengurangi waktu tunggu, meminimalkan duplikasi data, dan meningkatkan akurasi informasi. Namun, berbagai kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan kompetensi SDM, gangguan sistem dan jaringan, resistensi pengguna, serta lemahnya dukungan kebijakan dan manajemen. SIMRS merupakan elemen strategis dalam transformasi digital rumah sakit, namun keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan SDM, infrastruktur teknologi, serta komitmen manajemen. Penguatan manajemen proyek, pelatihan berkelanjutan, dan perbaikan infrastruktur diperlukan untuk mengoptimalkan peran SIMRS dalam mendukung alur pelayanan rumah sakit.
Copyrights © 2026