Status gizi tidak seimbang dan gaya hidup sedentari diduga mempengaruhi keteraturan siklus menstruasi remaja putri, namun hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan status gizi dan sedentary lifestyle dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas XI SMAN 1 Kepanjen. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 62 siswi dipilih menggunakan multistage sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan kuesioner sedentary lifestyle (ASAQ) serta siklus menstruasi. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test. Hasil penelotian iniadalah Sebagian besar responden memiliki status gizi normal (37,1%), tingkat sedentary lifestyle tinggi (98,4%), dan siklus menstruasi teratur (53,2%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan siklus menstruasi (p=0,050) maupun antara sedentary lifestyle dengan siklus menstruasi (p=0,468). Kesimpulan penelitian ini adalah Status gizi dan sedentary lifestyle tidak berhubungan dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Faktor lain seperti stres, pola tidur, dan aktivitas fisik berperan dalam keteraturan siklus menstruasi.
Copyrights © 2026