Model pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di pendidikan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Jasmani yang memiliki karakteristik pembelajaran teoritis dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan model pembelajaran ekspositori dengan efektivitas dan efisiensi pembelajaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain concurrent embedded. Subjek penelitian berjumlah 108 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, serta korelasi Pearson Product Moment, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dan dianalisis secara deskriptif untuk memperkuat temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara model pembelajaran ekspositori dengan efektivitas pembelajaran dengan koefisien korelasi sebesar 0,983 dan nilai signifikansi 0,002. Hubungan antara model pembelajaran ekspositori dengan efisiensi pembelajaran juga menunjukkan nilai signifikansi 0,003 dengan koefisien korelasi sebesar 0,075. Hasil wawancara menunjukkan bahwa 90,7% mahasiswa menghendaki penggunaan model pembelajaran ekspositori dalam proses perkuliahan, terutama karena pembelajaran yang sistematis melalui penjelasan, demonstrasi, praktik, evaluasi, dan drill dinilai lebih mudah dipahami. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ekspositori dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Jasmani, khususnya pada materi yang membutuhkan struktur penyampaian dan demonstrasi yang jelas. Kata kunci : model pembelajaran ekspositori, efektivitas pembelajaran, efisiensi pembelajaran, mahasiswa Pendidikan Jasmani, mixed method.
Copyrights © 2026