Penelitian ini bertujuan mengembangkan media TOPATI berbasis cerita rakyat dan kearifan lokal Kabupaten Pati untuk mendukung keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Tahap analisis mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran keterampilan berbicara serta potensi cerita rakyat Kabupaten Pati, yaitu Sendang Sani, Genuk Kemiri, dan Saridin, sebagai sumber pengembangan media. Media dirancang melalui transformasi tokoh dan karakter cerita rakyat ke dalam bentuk topeng peran dan divalidasi oleh ahli materi serta ahli media. Hasil validasi menunjukkan persentase 94% dari ahli materi dan 95,5% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Implementasi dilakukan kepada 20 siswa kelas IV SD Bageng 02 Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 57 pada pretest menjadi 88 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 73,54% dalam kategori cukup efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media TOPATI layak digunakan dan cukup efektif dalam mendukung keterampilan berbicara melalui pembelajaran mendongeng berbasis cerita rakyat sekaligus mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026