Sektor property dan real estate merupakan salah satu sektor yang membutuhkan investasi besar. Oleh karenanya, kebijakan hutang adalah salah satu kebijakan penting terkait pengurangan atau penambahan utang oleh manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber pembiayaan bagi operasional Perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional serta profitabilitas terhadap kebijakan hutang. Contoh dalam penelitian ini terdapat tujuh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2015-2019 dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi panel. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kebijakan utang tidak berpengaruh, sedangkan profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang. Kepemilikan manajerial dan juga kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Profitabilitas yang tinggi diharapkan pemegang saham mampu memberikan perusahaan dana yang besar yang dapat digunakan untuk melakukan investasi.
Copyrights © 2026