Long Distance Relationship (LDR) menghadirkan tantangan psikologis bagi pasangan dewasa awal, salah satunya konflik romantis yang dapat meningkatkan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh enam dimensi konflik romantis, yaitu kompromi, penghindaran, reaktivitas interaksional, separasi, dominasi, dan subordinasi terhadap stres pada pasangan dewasa awal yang menjalani LDR di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Sebanyak 390 responden berusia 20–40 tahun dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan versi Indonesia Romantic Partner Conflict Scale (RPCS) dan Perceived Stress Scale (PSS-10), kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa keenam dimensi konflik romantis secara simultan berpengaruh signifikan terhadap stres (R² = 0,705; F (6,383) = 152,186; p < 0,001). Secara parsial, kompromi berpengaruh negatif signifikan, sedangkan reaktivitas interaksional dan dominasi berpengaruh positif signifikan terhadap stres. Temuan menegaskan pentingnya pola penyelesaian konflik adaptif dalam mengurangi stres pada pasangan LDR.
Copyrights © 2026