Gastroenteritis akut (GEA) pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering menyebabkan diare, muntah, dan penurunan nafsu makan, sehingga berisiko tinggi memicu terjadinya defisit nutrisi. Kondisi ini apabila tidak ditangani secara komprehensif dapat mengganggu tumbuh kembang anak serta memperlambat proses penyembuhan. Mengevaluasi penerapan asuhan keperawatan melalui implementasi manajemen nutrisi pada anak usia toddler yang mengalami gastroenteritis akut dengan masalah keperawatan defisit nutrisi di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien anak (An. A dan An. M) berusia 1–5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi klinis, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan selama 3 x 24 jam perawatan. Setelah diberikan intervensi keperawatan berupa manajemen nutrisi (pemantauan status nutrisi, monitoring asupan makanan, pemberian makanan tinggi kalori dan tinggi protein porsi kecil tapi sering, serta edukasi keluarga), kedua pasien menunjukkan perbaikan klinis. Terjadi peningkatan nafsu makan, peningkatan asupan makanan dan cairan, penurunan frekuensi diare, perbaikan turgor kulit serta mukosa bibir, dan kondisi umum yang lebih baik. Implementasi manajemen nutrisi terbukti efektif dalam membantu mengatasi masalah defisit nutrisi pada anak dengan gastroenteritis akut. Peran aktif perawat dan keterlibatan keluarga sangat esensial dalam keberhasilan terapi nutrisi pediatrik.Kata Kunci: Gastroenteritis Akut, Defisit Nutrisi, Manajemen Nutrisi, Keperawatan Anak ABSTRACTAcute gastroenteritis (AGE) in children is a major health problem that frequently causes diarrhea, vomiting, and decreased appetite, thereby posing a high risk of triggering nutritional deficits. If not comprehensively managed, this condition can disrupt a child's growth and development and delay the healing process. This study aimed to evaluate the implementation of nursing care through nutrition management in toddler-aged children suffering from acute gastroenteritis with nursing problems related to nutritional deficits at RSUD Andi Makkasau, Parepare City. This study utilized a descriptive design with a case study approach involving two pediatric patients (An. A and An. M) aged 1–5 years. Data collection was conducted through interview techniques, clinical observations, physical examinations, and nursing documentation over 3 x 24 hours of care. Following the nursing intervention of nutrition management—including monitoring nutritional status, tracking food intake, providing high-calorie and high-protein foods in small, frequent portions, and offering family education—both patients demonstrated clinical improvement. There was an increase in appetite, enhanced food and fluid intake, a reduction in diarrhea frequency, improved skin turgor and lip mucosa, and an overall better general condition. The implementation of nutrition management proved effective in addressing nutritional deficit issues in children with acute gastroenteritis. The active role of nurses and family involvement are essential to the success of pediatric nutrition therapy.Keywords: Acute Gastroenteritis, Nutritional Deficit, Nutrition Management, Pediatric Nursing
Copyrights © 2026