JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Vol. 18 No. 2 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN

Gambaran Faktor Risiko Sindrom Metabolik pada Tenaga Kerja Dikonveksi Maju Jaya Ungaran Kabupaten Semarang: Overview of Metabolic Syndrome Risk Factors Among Workers at the Maju Jaya Garment Workshop in Ungaran, Semarang Regency

Puji Afiatna (Universitas Ngudi Waluyo)
Riva Mustika Anugrah (Universitas Ngudi Waluyo)
Lusi Rahmawati (Universitas Ngudi Waluyo)
Siska Dea Novitasari (Universitas Ngudi Waluyo)
Nur Lailatus Sakdiyah (Universitas Ngudi Waluyo)
Ariella Priehstyaning Hayu (Universitas Ngudi Waluyo)
Reti Purwasi (Universitas Ngudi Waluyo)
Kristian Taku Mali Wemu (Universitas Ngudi Waluyo)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2026

Abstract

Metabolic syndrome is a cluster of metabolic risk factors that may increase the risk of noncommunicable diseases. This study aimed to describe metabolic syndrome risk factors among workers at Maju Jaya Garment Factory in Ungaran, Semarang Regency. This descriptive study involved 20 workers aged 29–67 years. Data included respondents’ characteristics, BMI, waist circumference, blood pressure, blood glucose levels, nutrient intake, and physical workload. The results showed that 75% of respondents were overweight, 65% had central obesity, 40% had high blood pressure, and 70% had above-normal blood glucose levels. Most respondents had inadequate energy and macronutrient intake and light physical workloads. Furthermore, 35% of respondents met all three metabolic risk indicators assessed, namely central obesity, elevated blood pressure, and elevated blood glucose levels. These findings indicate a considerable burden of metabolic risk factors among workers, highlighting the need for promotive and preventive efforts through nutrition education, increased physical activity, and regular health monitoring.   ABSTRAK Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan menggambarkan faktor risiko sindrom metabolik pada tenaga kerja di Konveksi Maju Jaya Ungaran, Kabupaten Semarang. Penelitian deskriptif ini melibatkan 20 tenaga kerja berusia 29–67 tahun. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden, IMT, lingkar pinggang, tekanan darah, kadar gula darah, asupan zat gizi, dan beban kerja fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden mengalami gizi lebih, 65% obesitas sentral, 40% tekanan darah tinggi, dan 70% memiliki kadar gula darah di atas normal. Sebagian besar responden mengalami defisit asupan energi dan zat gizi makro serta memiliki beban kerja fisik ringan. Sebanyak 35% responden memenuhi ketiga indikator risiko metabolik yang dinilai, yaitu obesitas sentral, tekanan darah meningkat, dan kadar gula darah meningkat. Temuan ini menunjukkan adanya beban faktor risiko metabolik pada tenaga kerja yang memerlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JGK

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Materials Science & Nanotechnology Public Health Other

Description

Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang ...