Bintang laut merupakan salah satu kelompok dari kelas Asteroidea dan termasuk kelompok yang paling beragam dalam filum Echinodermata. Keberadaan bintang laut tidak hanya mencerminkan keanekaragaman hayati laut, tetapi Bintang laut juga berkontribusi terhadap stabilitas ekosistem laut dan dapat digunakan sebagai indikator kualitas lingkungan karena sensitif terhadap perubahan kondisi perairan. Setiap spesies bintang laut memiliki perbedaan morfologi, terutama pada bentuk tubuh dan susunan lengan, yang dapat digunakan sebagai dasar identifikasi spesies. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan spesies bintang laut berdasarkan bentuk tubuh dengan menggunakan pendekatan dimensi fraktal metode Box Counting. Sebanyak 120 citra bintang laut digunakan dalam penelitian ini. Pengolahan citra meliputi remove background, cropping, konversi grayscale, segmentasi, dan deteksi tepi Canny. Selanjutnya, metode Box Counting digunakan untuk menghitung dimensi fraktal yang kemudian diklasifikasikan menggunakan algoritma KMedoids menjadi delapan klaster, yaitu Gomophia Egyptiaca, Leptasterias Hexactis, Tosia Australis, Luidia Maculata, Choriaster Granulatus, Astropecten Articulatus, Protoreaster Nodosus, dan Linckia Laevigata. Hasil pengelompokan delapan jenis bintang laut memperoleh akurasi 90,83%.
Copyrights © 2026