Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services
Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL PERIKANAN KAMASAN

Komposisi dan Kelimpahan Makrozoobentos pada Padang Lamun di Kampung Sima, Nabire: Composition and Abundance of Macrozoobenthos in a Seagrass Meadow at Sima Village, Nabire, Indonesia

Sefnat Marey (Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)
Frits Aripatra Maitindom (Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)
Margret Inggrit Solissa (Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)
Irianty Tampubolon (Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)
Yonavin M Titaley (Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)
Satria Mandiangan (Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, Papua Tengah, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Padang lamun merupakan habitat penting bagi berbagai organisme bentik, termasuk makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan kelimpahan makrozoobentos serta mendeskripsikan suhu, salinitas, dan pH perairan pada padang lamun di Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire. Penelitian dilakukan pada 26 Mei–2 Juni 2024 menggunakan transek garis sepanjang 100 m. Makrozoobentos dikoleksi pada tiga titik pengambilan sampel pada setiap transek dengan tiga kali pengambilan pada setiap titik menggunakan alat berukuran 30 × 40 cm. Sampel disaring, diawetkan menggunakan alkohol 70%, dan diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi. Sebanyak 1.429 individu yang mewakili 13 taksa berhasil ditemukan. Gastropoda merupakan kelompok yang dominan, dengan Cerithium rostratum memiliki jumlah individu tertinggi, yaitu 240 individu (16,79%), sedangkan Ophiuroidea memiliki jumlah terendah, yaitu 30 individu (2,10%). Nilai kelimpahan yang dilaporkan dalam dataset berkisar antara 1,20–9,60 ind/m². Suhu perairan berkisar 33–34°C dengan rata-rata 33,3°C, sedangkan salinitas dan pH masing-masing sebesar 35‰ dan 7,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas makrozoobentos di lokasi penelitian didominasi oleh gastropoda. Temuan ini dapat menjadi informasi dasar untuk pemantauan komunitas makrozoobentos pada habitat padang lamun di wilayah pesisir Nabire.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpk

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Perikanan Kamasan diterbitkan untuk mempromosikan tinjauan kritis dari berbagai isu ivestigasi yang menarik dibidang perikanan antara peneliti, akademisi,mahasiswa, dan masyarakat umum, sebagai media komunikasi penyebaran dan pemanfaatn kegiatan ilmiah yang lebih luas. Bidang kajian ...