Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia, dengan angka mortalitas mencapai 4,25 juta setiap tahun. Di Puskesmas Morosi, kasus ISPA pada balita meningkat dari 31,8% pada tahun 2022 menjadi 35,0% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi Kabupaten Konawe. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 59 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan koefisien phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan lemah antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA (Asymp.sig. 0,032 < 0,05; φ=0,279), ada hubungan kuat antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA (Asymp.sig. 0,001 < 0,05; φ=0,542), tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA (Asymp.sig. 0,214 > 0,05), dan tidak ada hubungan signifikan antara jarak rumah dengan jalan raya dengan kejadian ISPA (Asymp.sig. 0,407 > 0,05). Disimpulkan bahwa paparan asap rokok dan kepadatan hunian merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Morosi.
Copyrights © 2026