Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berhubungan dengan kondisi sanitasi serta perilaku rumah tangga. Data Puskesmas Lepo-Lepo menunjukkan peningkatan kasus DBD, yaitu 33 kasus pada tahun 2022, 42 kasus pada tahun 2023, dan meningkat menjadi 328 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku terhadap kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 35.567 kepala keluarga dan sampel sebanyak 99 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara keberadaan barang bekas di sekitar rumah dengan kejadian DBD dengan nilai p=0,012, kebiasaan mengubur atau mendaur ulang barang bekas dengan nilai p=0,023, serta kebiasaan menguras tempat penampungan air dengan nilai p=0,037. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan dan perilaku rumah tangga berhubungan dengan kejadian DBD. Diperlukan penguatan PSN 3M Plus, edukasi PHBS, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026