Transformasi pendidikan melalui Kurikulum Merdeka menuntut perubahan paradigma pembelajaran dari pendekatan berbasis transfer pengetahuan menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kreatif, dan kontekstual. Dalam pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah, tantangan utama terletak pada kesenjangan antara pemahaman kognitif siswa terhadap nilai keislaman dengan kemampuan mengaktualisasikannya dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menguji hubungan antara implementasi Kurikulum Merdeka dan pengembangan kreativitas belajar siswa di MTsN 2 Kotabaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa kelas VIII yang dipilih dari populasi 117 siswa menggunakan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linieritas, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memiliki hubungan positif dan kuat terhadap kreativitas belajar siswa dengan nilai korelasi sebesar 0,725 dan koefisien determinasi sebesar 52,56%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi, P5PPRA, dan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman.
Copyrights © 2026