PT Multimas Nabati Asahan merupakan perusahaan pengolahan kelapa sawit yang stasiun sortasinya masih dioperasikan secara manual, di mana pekerja memeriksa Tandan Buah Segar (TBS) dengan postur membungkuk dan tumpuan kaki yang tidak seimbang dalam waktu lama sehingga berpotensi menimbulkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menilai postur kerja pekerja stasiun sortasi menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) serta merumuskan usulan perbaikan guna menurunkan risiko MSDs. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian postur dengan REBA, kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan otot rangka, dan pengukuran antropometri sebagai dasar perancangan fasilitas kerja. Objek penelitian adalah delapan pekerja stasiun sortasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pekerja (100%) berada pada kategori risiko tinggi dengan skor REBA berkisar antara 8 hingga 10, yang disebabkan oleh sudut fleksi leher dan punggung sebesar 25°–45°, posisi kaki yang tidak seimbang saat berdiri di atas tumpukan buah, serta beban tambahan berupa tongkat sortasi dan TBS. Skor rata-rata kuesioner NBM sebesar 80,13 yang tergolong tinggi, dengan keluhan terbanyak pada leher, punggung, pinggang, lengan, dan kaki. Usulan perbaikan yang dirumuskan meliputi pengaturan waktu istirahat singkat secara berkala, perubahan posisi tubuh selama bekerja, serta rancangan standing platform berdasarkan data antropometri pekerja guna mendukung postur kerja yang lebih seimbang dan ergonomis.
Copyrights © 2026