Penelitian kualitatif telah menghasilkan berbagai kerangka metodologis untuk mengevaluasi kualitas penelitian, seperti trustworthiness, validitas, dan methodological rigor. Namun, perhatian terhadap batas metodologis klaim empiris yang dapat dinyatakan berdasarkan konfigurasi suatu penelitian masih relatif terbatas. Akibatnya, peneliti sering menghadapi kesulitan dalam menentukan sejauh mana temuan dapat diinterpretasikan, dijelaskan, atau digeneralisasikan tanpa melampaui kapasitas metodologis penelitian yang mendasarinya. Artikel ini bertujuan mengembangkan sebuah conceptual methodological Framework untuk menjelaskan claim admissibility dalam penelitian kualitatif. Penelitian menggunakan pendekatan konseptual melalui adversarial literature search, comparative literature mapping, prior-art collision analysis, dan conceptual synthesis untuk mengidentifikasi ruang konseptual yang belum terakomodasi dalam literatur metodologi penelitian kualitatif. Hasil penelitian menghasilkan sebuah Framework yang menghubungkan lima komponen utama, yaitu study configuration, methodological warrant, empirical claim, epistemic commitment, dan claim admissibility. Framework ini mengusulkan bahwa admissibility suatu klaim tidak ditentukan oleh kualitas penelitian secara umum maupun kebenaran substantif suatu pernyataan, tetapi oleh kesesuaian antara komitmen inferensial yang dinyatakan dalam klaim dan methodological warrant yang tersedia berdasarkan konfigurasi penelitian. Kontribusi utama artikel ini adalah penyediaan bahasa konseptual dan mekanisme analitis untuk mengevaluasi batas metodologis klaim empiris pada tingkat klaim individual. Framework ini diharapkan memperkaya metodologi penelitian kualitatif serta menyediakan landasan konseptual bagi pengembangan instrumen evaluasi, praktik peer review, dan penelitian lanjutan mengenai claim admissibility, termasuk pada penelitian pendidikan dan bidang ilmu sosial lain yang menggunakan pendekatan kualitatif.
Copyrights © 2026