Anxiety disorder merupakan salah satu penyakit mental dengan efek paling besar di dunia, menjangkit sekitar 301 juta orang secara global. Di Indonesia, lebih dari 19 juta penduduk mengalami anxiety disorder, khususnya Post-Traumatic Stress Disorder. Penelitian ini menganalisis topik “Anxiety Disorder Menurut Ilmu Medis serta Penanganannya dalam Perspektif Islam” menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hakikat anxiety disorder, faktor penyebabnya, langkah penanganan menurut para ahli, serta pandangan Islam terkait fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anxiety disorder mencakup Generalized Anxiety Disorder, Social Anxiety Disorder, Obsessive-Compulsive Disorder, dan Post-Traumatic Stress Disorder, dengan penyebab yang meliputi faktor biologis (ketidakseimbangan neurotransmitter), psikologis (stres kronis), sosial (konflik interpersonal), dan spiritual (kehilangan makna hidup). Penanganan yang berkembang meliputi psikoterapi, farmakoterapi, perubahan gaya hidup, dan dukungan sosial. Pandangan Islam terkait anxiety disorder berakar pada keseimbangan emosional dan spiritual, dengan prinsip keseimbangan khauf dan raja’, tawakkal, serta ridha, yang membantu individu mengelola kecemasan dan mencapai ketenangan.
Copyrights © 2026